Khamis, 19 Disember 2013

Mengingat Kematian semasa diKubur

Mengingat MATI

Wahai manusia yang sedang Bernafas, melihat, mendengar, berjalan, atau bahkan berlari-lari dalam mengejar kesenangan dunia.
Perlu diketahui dan sangat perlu di ingat Bahwa setiap ada kehidupan pasti ada kematian, Tetapi terkadang manusia banyak yang terlupa untuk mengingatnya, dikarena sibuk dengan urusan-urusan dunia yg hahekatnya hidup didunia ini hanyalah tempat persinggahan saja.

Dunia ini Di Ibaratkan
" Seorang musafir yang melewati sebuah kota, dan dia menyempatkan waktu untuk singgah beristirahat sejenak dan tidak lama, lalu melanjutkan perjalan untuk menuju ketempat tujuan yang ia maksud"

nah! seperti itulah perjalan hidup kita di bumi ini, Dan pada akhirnya nanti kita akan dikembalikan kepada Rabb-Nya.

Perlu diingat dan di renungkan didalam hati, apa-apa yang kamu miliki sekarang ini , Anak,istri,suami,Rumah,Mobil,perhiasan atau Harta yang bertumpuk-tumpuk. semuannya hanyalah perhiasan dunia saja.

Apabila Setelah malaikat mengambil nyawa seseorang dengan cara paksa atau perlahan-lahan, maka sampai disitulah diputuskan semua nikmat dan urusan-urusan duniamu.

Renungkan dan hayati Bagaimana jika Setelah proses sakaratul maut selesai, dan kain kafan,batu nisan dan lubang tanah sudah digali sesuai dengan ukuran postur tubuh kita.
Yang tadi sebelumnya kita merasa luas dan lapang saat didunia, kini berpindah ketempat yang sempit, gelap,dan hanya bertemankan cacing-cacing tanah, dan tidak ada siapapun yang perduli kepada kita kecuali ALLAH.

Dan perlu diketahui bahwa Siksa kubur itu ada, Semua perbuatan yang kita lakukan baik / buruk akan dipertanyakan nantinya, dan tidak ada satupun yang akan terlupakan.

Jadi buat kita yang masih menikmati kenikmatan dunia ini, Saya pribadi dan Buat para pembaca artikel saya ini, marilah kita Banyak-banyak mengingat Kematian.

Sabda Rasulullah Saw

" Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling banyak baik mempersiapkan diri untuk sesudah kematian itu, Mereka itu orang-orang yang cerdas"



Wallahu 'allam..
Disqus Comments