Sabtu, 29 Mac 2014

Suami Membantu Pekerjaan Isteri

6. Membantu Pekerjaan Isteri

Meskipun pekerjaan rumah itu adalah kewajiban para istri, namun seorang suami yang baik niscaya
akan  membantu  pekerjaan  istrinya.  Apalagi  kalau  pekerjaan  itu  ia  masih  sanggup  untuk
mengerjakannya, misalnya menambal, menjahit dan mencuci pakaian, memperbaiki sandal atau
sepatunya, memerah susu sapi atau kambing yang dimilikinya dan sebagainya.

      
            Dari al-Aswad berkata, aku pernah bertanya kepada Aisyah radliyallahu anha, “Apakah yang
dikerjakan Nabi pada keluarganya?”. Maka ia menjawab, “Adalah Rosulullah Shallallahu alaihi wa
sallam  senantiasa  melayani  istrinya.  Apabila  waktu  sholat  telah  tiba  Beliau  keluar  (untuk
menunaikan sholat)”. [Atsar ini diriwayatkan oleh al-Bukhoriy di dalam al-Adab al-Mufrad: 538 dan
at-Turmudziy. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Shahih]. [54]
            
           Dari Urwah berkata, “Aku pernah bertanya kepada Aisyah radliyallahu anha, “Apakah yang
dilakukan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam di rumahnya?”. Ia menjawab, “Memperbaiki sendalnya
dan mengerjakan pekerjaan yang biasa dikerjakan oleh lelaki di rumahnya”. Di dalam satu riwayat,
Aisyah  berkata,  “Apa  yang  biasa  dikerjakan  oleh  lelaki  di  rumahnya,  memperbaiki  sandal,
menambal baju dan menjahit”. [Atsar ini diriwayatkan oleh al-Bukhoriy di dalam al-Adab al-Mufrad:
539. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Shahih]. [55]

            Dari Amrah, pernah ditanyakan kepada Aisyah radliyallahu anha, “Apakah yang dikerjakan
oleh Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam di rumahnya?”. Ia berkata, “Beliau hanyalah seorang
manusia sebagaiman manusia lainnya. Ia membersihkan pakaiannya, memerah susunya dan
(melayani dirinya sendiri). [Atsar ini diriwayatkan oleh al-Bukhoriy di dalam al-Adab al-Mufrad:
541. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: Shahih]. [56] 

Demikian beberapa kewajiban para suami yang mesti ditunaikan kepada istri-istri mereka dalam
rangka menjalankan perintah Allah Subhanahu wa ta’ala dan Rosululllah Shallallahu alaihi wa
sallam.
Semoga penjelasan singkat ini dapat memberi manfaat bagi kaum lelaki yang ingin menjalankan
semua kewajiban yang telah dibebankan kepadanya. Karena penunaikan kewajiban itu dapat
melepaskan dosa dari pundaknya pada hari kiamat, membentuk istrinya masing-masing agar
menjadi istri yang shalihah dan menghormati kedudukan suaminya dan semoga pula dapat
mencetak generasi yang baik karena di didik oleh orang tua yang taat kepada Allah Ta’ala dan Rosul-Nya Shallallahu alaihi wa sallam. Khususnya diriku dan anak-anak lelakiku agar dapat membimbing
istri-istri dan anak-anak mereka kelak dan menuntunnya ke dalam surga yang penuh kenikmatan
dan menghindar dari neraka yang penuh kesengsaraan. Amin Ya Mujibas Sa’ilin..
Dan semoga pula menjadi bahan pertimbangan bagi para pemudi dan gadis agar mencari calon
pendamping hidupnya yaitu seorang lelaki yang paham akan agamanya dan dapat menjadi imam
yang baik di rumahnya.
Disqus Comments