Senin, 17 Juni 2019

Bagaimana Agar Tauhid Dihati Anda

Bagaimana Agar Tauhid Dihati Anda



Tauhid menurut bahasa ialah Masdar ( kata benda ) dari kata kerja Wahhada yang merupakan pecahan (musytaq) dari kata waahid yang bemakna satu, tunggal dan sediri.

Dikata-kan: Wahhadahu dan ahhadahu artinya : menyatukannya atau kentauhidkannya.
Dan dikatakan pula: Mutawahhid semakna dengan: munfarid, artinya sendiri.

Sedangkan menurut istilah Syari'ah: Tau-hid ialah mengesakan Allah dalam rububiyah ( kesendirianNya dalam mencipta, memberi rizki, mengatur dan seterusnya) dan dalam uluwiyah ( beribadah hanya kepada-Nya) tiada sekutu bagi-Nya dan mengesakan Allah dalam nama-nama-Nya yang husna(baik) serta sifat²-Nya yang tinggi. Dan beriman kepada risalah yang dibawa oleh Nabi muhammad ﷺ
dan percaya bahwa beliau adalah penutup para nabi serta mengikuti semua yang disampaikan-nya dari Allah ﷻ.

Apa yang dimaksud denga tauhid?
Syaikhul islam ibnu taimiyahرَحِمَهُ اللهُ
berkata: Tauhid yang dibawa oleh para Rosul itu ialah yang mengandung penetapan (itsbat) uluhiyah (ibadah) hanya kepada Allah semata, dengan bersaksi, bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, tidak beribadah malaikan hanya kepada-Nya, tidak berserah diri (tawakkal) kecuali kepada-Nya, tidak mencintai (loyal) melaikan karena-Nya, dan tidak melakukan amalan kecuali karena-Nya. Bukanlah yang di maksud dengan tauhid semata-mata mengakui tauhid rububiyah saja".
semua amal yang tidak ada hubunganya dengan tauhid tidak ada nilainya sama sekali. Allah ta'ala Berfirman:
مَثَلُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْ اَعْمَالُهُمْ كَرَمَادِ ِۨاشْتَدَّتْ بِهِ الرِّيْحُ فِيْ يَوْمٍ عَاصِفٍۗ لَا يَقْدِرُوْنَ مِمَّا كَسَبُوْا عَلٰى شَيْءٍ ۗذٰلِكَ هُوَ الضَّلٰلُ الْبَعِيْدُ
Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.
(QS. Ibrahim: 18)

Hukum mempelajari tauhid adalah fardhu 'ain bagi setiap muslim dan muslimah.
Allah Ta'ala berfirman:
فَاعْلَمْ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۚ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوٰىكُمْ
Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.
(QS. Muhammad: 19)


Sumber : BENTENG TAUHID


BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA

           
Disqus Comments